Senin, 16-07-2012 CPNS Formasi 2010 di Tes Mengaji
Tes membaca Alquran bagi Calon Pegawai Negri Sipil (CPNS) lingkup pemerintah majene yang menjadi salah satu syarat diangkat sebagai PNS atau memeproleh SK Seratus persen kini memasuki tahun kelima pelaksanaanya.16 juli kemarin, ratusan CPNS formasi 2010 golongan 3 dan 2 mengikuti tes di ruang pola kantor bupati sekaligus menutup diklat prajabatan yang bekerja sama dengan PKP2A 11 LAN Makassar.
Bupati Majene Kalma Katta mengatakan, menjadi seorang Pegawai negri tidaklah mudah, selain harus mengikuti syarat-sayarat adimistrasi, semua cpns harus mengikuti tes mengaji dan telah menjadi kebijakan pemerintah daerah yang bertujuan mendukung terciptanya aparatur negara yang religius.” Bagi yang belum tahu membaca Alquran harus kursus dulu, ini untuk kebaikan kita khususnya yang beragama islam , apalagi sebagai aparatur negara tugas kita sebagai perekat bangsa dan pelayan masyarakat “ jelas kalma. Ia juga berpesan agar tiap PNS harus bekerja dengan penuh tanggung jawab agar bisa di percaya masyarakat dalam memberikan pelayanan. “ jangan sampai masyarakt tidak percaya dengan kinerja PNS, untuk itu harus ada terobosan atau kiat-kiat dalam menyiasati tiap kesulitan di lapangan atau saat melaksanakan tugas” lanjutnya.
Kepala BKDD kab majene H Fattah Katta mengatakan, untuk formasi tahun 2010 terdiri atas 231 orang dari berbagai instansi. Dimana jumlah perempuan 121 dan 110 laki-laki.untuk golongan tiga terdiri atas116 orang , 57 tenaga teknis, 31 kesehatan dan 17 orang dari tenaga pendidik. Sementara untuk golongan dua berjumlah 106 , yakni 74 tenaga teknis , kesehatan 51 dan tenaga pendidik 28 orang.
Sementara itu, pelaksanaan tes membaca Alquran tidak di hadiri seluruh cpns, pasalnya beberapa diantaranya berhalangan sakit dan izin . meski demikian pelaksanaan tetap berjalan lancar walaupun terlihat banyak diantranya mengaku gugup mengahdapi tim penguji. “ lumayan gugup karna harus menggunakan pengeras suara (mickrophone) tapi alhamdulillah bacaanya lancar” papar Ria Shabriani hajir salah satu CPNS yang mengikuti tes mengaji.
Sebelumnya , Bupati Majene Kalma Katta beserta Wakil Bupati Fahmi Massiara dan Sekertaris daerah kabupaten Majene Syamsiar Muchtar di beri kesempatan pertama untuk menguji peserta . kemudian di serahkan kepada tim penguji lainya, yang terdiri dari Kamaluddin, Ustad Nuhung, H Mahmud dan Amiruddin. Setelah tes mengaji dirampungkan, akan diberikan SK Seratus Persen secara simbolis pada saat pelaksanaan upacara hari kesadaran nasional 17 Juli yang juga di rangkaikan dengan hari Koprasi di halaman kantor bupati Majene .
Tekad Pemerintah Kabupaten Majene untuk membangun Lembaga Pemasyarakatan belum bisa terwujud tahun ini. Meski tim dari Kemenkumham yang sudah melakukan survey di tiga titik yang diakan dibangun Lapas itu sudah dilaporkan ke Bupati Majene. Ada tiga titik yang dilirik Pemkab Majene, masing-masing belakang lokasi rencana pembangunan STAI Al Mardiyah Passarang, kedua lokasi yang berada di daerah Teppo, dan ketiga adalah samping kantor Polsek Banggae.
Dari tiga titik lokasi itu, hanya samping Kantor Polsek Banggae saja yang dinilai memenuhi kriteria. Dua lokasi yang sudah disurvey, menurut tim belum memenuhi standar terkait dengan akses jalan dan posisi yang tidak strategis. Ditemui diruang kerjanya, Kepala Rutan Kelas II B Majene, Syahruddin mengatakan bahwa pembangunan Lapas Majene ini diprediksi tahun 2015 terbangun.
CAMAT ULUMANDA SIAP SUKSESKAN PEMILU 2014
Oleh : Ahmad
Dari 179 pejabat Pemerintah Kabupaten Majene yang dimutasi Bupati, H Kalma Katta. Salah seorang diantaranya Hardi Yasin. Mantan pejabat Pemerintah Provinsi Sulbar ini hijrah ke Kabupaten Majene pada akhir tahun 2012 lalu. Sejak itu, Hardi Yasin mengabdi sebagai staf biasa di bagian pemerintahan Sekretariat Daerah Kabupaten Majene.
Tak disangka, namanya tercatut dalam daftar sebagai pejabat yang dimutasi. Dia diberi amanah bupati untuk menduduki posisi eselon III. Begitu mendapat perhatian dan kepercayaan dari Bupati Majene, H Kalma Katta, Hardi Yasin dilantik menjadi Camat Ulumanda menggantikan Ahmad. Camat Ulumanda lama dipindah sebagai Camat Malunda gantikan Iskandar Batiran. Hasilnya, Hardi Yasin dan Ahmad melakukan koordinasi untuk penjadwalan serahterima jabatan.