Minggu, 15-07-2012 Setda Majene Juara Umum Pameran Pembangunan
Sekrertariat daerah kabupaten Majene meraih juara umum dalam pameran pembangunan sekaligus menggondol trofi piala bergilir pameran pembangunan yang resmi di tutup 14 juli 2012. Salah satu indikator kemenangan sekretariat daerah mengingat banyaknya even kegiatan yang menyemarakkan stand setda selain itu, data-data infomrasi seputar pemerintah di sajikan dalam bentuk panflet dan sistem digital, sehingga turut memuaskan pengunjung . Sementara untuk juara kedua kategori lomba stand antar Badan dan SKPD di raih dinas PU yang mengumpulkan poin 1807, juara ketiga dinas PKPAd dengan poin 1775 , harapan pertama RSU (1765), harapan kedua oleh dinas kesehatan ( 1755) dan harapan ketiga dinas sosial dan tenaga kerja (1747). Untuk kategori Lomba Stand antar kecamatan, juara pertama di raih kecamatan banggae dengan poin ( 1676), juara kedua Kec tubo sendana ( 1635), juara ketiga kecamatan tammerodo (1617), harapan satu kec Banggae timur (1608), harapan kedua kec Pamboang (1597) dan harapan ketiga kec sendana ( 1596). Kategori instansi vertikal, perguruan tinggi dan sekolah. Juara pertama diraih stikes bina bangsa dengan mengumpulkan poin ( 1741), juara kedua Amik Tomakaka ( 1664), juara ketiga stikes Marendeng (1655), harapan pertama Polres Majene ((1646), harapan ekdua kementrian agama (1645) dan harapan ketiga SMK 1 (1620). Kategori BUMD, BUMN dan swastajuara pertama diraih Bank BPD Sulselbar dengan poin (1669), juara kedua BRI Cab Majene (1639), juara ketiga PT Askes ( 1620) , harapan peratma PDAM (1613), harapan kedua Toyota (1603) dan harapan ketiga Miskah Kopputer (1602). Untuk kategori organisasi wanita, dan organisasi kepemudaan , juara pertama diraih Tim Penggerak PKK dengan poin (1685), juara kedua diafragma foto (1680) dan juara ketiga organisasi pemuda pancasila (1587) . Sementara itu, Ketua panitia pameran Pembangunan pemerintah kabupaten majene 2012, Syamsiar Muchtar mengatakan cukup puas dengan pelaksanaan pameran tahun ini, terutama kemeriahan dan antusiasme masyarakat majene.” Pameran ini tidak hanya di ramaikan masyarakat majene saja tapi juga datang dari berbagai kabupaten di Sulbar, bahkan pedagang-pedagang yang ikut juga ada yang bersal dari Makassar Sulsel dan pulau jawa “ ungkapnya. Hal senada juga di sampaikan bupati majene kalma Katta salah satu alasan di perpanjangnya waktu pameran yang semula hanay di jadwalkan hanya sepekan (4-10 juli), karna animo masyarakat yang cukup besar, hal ini tentunya berdampak positif khususnya di bidang ekonomi ,perputaran uang stabil akibat daya beli masyarakat yang meningkat.” Saya dapat laporan kalau hotel-hotel di majene semua full karna banyaknya pedagang luar majene yang hadir , terutama pedang-pedagang PK5 yang juga terkena imbas nya, dimana masyarakat memiliki daya beli yang cukup tinggi” . ia melanjutkan kedepan, pameran pembangunan ini akan terus diagendakan , apakah akan digelar satu tahun sekali atau dua tahun sekali . Pameran Pembangunan yang di gelar di standion prasamya mandar yang juga bertujuan memperingati hari proklamasi Kemerdekaan RI ke 67 ini, diikuti sekitar 95 stand ,35 dari SKPD termasuk 8 kantor kecamatan. instansi vertikal 4 stand, pelaku dunia usaha 43 stand, BUMN, BUMD 5 stand, SMK, 4 stand dari pergurua tinggi diantranya AMIK, Stikes, Stikmar dan Universitas terbuka, 2 stand organisasi kepemudaan Pemuda pancasila dan orang indonesia, PKK, dan KORPRI. sementara 92 Stand dari pedang kaki lima (PKL) yang di tempatkan di luar stadion.
Tekad Pemerintah Kabupaten Majene untuk membangun Lembaga Pemasyarakatan belum bisa terwujud tahun ini. Meski tim dari Kemenkumham yang sudah melakukan survey di tiga titik yang diakan dibangun Lapas itu sudah dilaporkan ke Bupati Majene. Ada tiga titik yang dilirik Pemkab Majene, masing-masing belakang lokasi rencana pembangunan STAI Al Mardiyah Passarang, kedua lokasi yang berada di daerah Teppo, dan ketiga adalah samping kantor Polsek Banggae.
Dari tiga titik lokasi itu, hanya samping Kantor Polsek Banggae saja yang dinilai memenuhi kriteria. Dua lokasi yang sudah disurvey, menurut tim belum memenuhi standar terkait dengan akses jalan dan posisi yang tidak strategis. Ditemui diruang kerjanya, Kepala Rutan Kelas II B Majene, Syahruddin mengatakan bahwa pembangunan Lapas Majene ini diprediksi tahun 2015 terbangun.
CAMAT ULUMANDA SIAP SUKSESKAN PEMILU 2014
Oleh : Ahmad
Dari 179 pejabat Pemerintah Kabupaten Majene yang dimutasi Bupati, H Kalma Katta. Salah seorang diantaranya Hardi Yasin. Mantan pejabat Pemerintah Provinsi Sulbar ini hijrah ke Kabupaten Majene pada akhir tahun 2012 lalu. Sejak itu, Hardi Yasin mengabdi sebagai staf biasa di bagian pemerintahan Sekretariat Daerah Kabupaten Majene.
Tak disangka, namanya tercatut dalam daftar sebagai pejabat yang dimutasi. Dia diberi amanah bupati untuk menduduki posisi eselon III. Begitu mendapat perhatian dan kepercayaan dari Bupati Majene, H Kalma Katta, Hardi Yasin dilantik menjadi Camat Ulumanda menggantikan Ahmad. Camat Ulumanda lama dipindah sebagai Camat Malunda gantikan Iskandar Batiran. Hasilnya, Hardi Yasin dan Ahmad melakukan koordinasi untuk penjadwalan serahterima jabatan.