Rabu, 03-03-2010
PASCA KEBAKARAN PASAR SENTRAL MAJENE PEDAGANG MINTA PEMBENAHAN
Para pedagang korban kebakaran pasar sentral Majene Senin dinihari lalu
meminta agar pembenahan pasar yang penanganannya diserahkan kepadaDinas Pekerjaan Umum (PU) Kab. Majene tidak memakan waktu lama.
Pasalnya, tidak sedikit diantara korban kebakaran ini telah merugi dan terpaksa tidak dapat berjualan karena tidak adanya lahan strategis yang dapat mereka tempati berjualan dan membangun kembali usaha mereka.
"Kami berharap kepada Pemerintah Daerah supaya dapat melakukan pembenahan secepatnya. Sebab pasar ini merupakan pusat perekonomian di Kab. Majene, kita berharap bagaimana aktivitas ekonomi cepat berjalan, ini kan juga pemasukan bagi pemerintah," jelas Nadirah seorang pemilik los yang juga hangus terbakar.
Pemerintah Kabupaten Majene telah menyerahkan pembenahan pasar kepada Dinas PU Majene. Sehingga kejelasan nasib para pedagang korban kebakaran di pasar sentral Majene untuk dapat kembali menempati los mereka yang ambruk ditentukan oleh kesigapan Dinas PU Majene.
"PU diminta segera melakukan pembersihan puing-puing bangunan sisa kebakaran di pasar, dan sekarang mereka sudah mulai bekerja," terang Kabag. Humas Setda Majene Darwis Malik.
Setelah melakukan pembersihan, PU juga diinstruksikan melakukan pemasangan atap pada setiap los pasar yang habis terbakar.
Untuk itu, Menurut Darwis, para pedagang di pasar sentral Majene agar kiranya dapat membantu memperlancar kerja instansi tersebut.
"Kita minta kesabaran dan kesadaran warga untuk menunda aktivitas di dalam lokasi pasar yang rusak, sampaui pembenahan selesai dilakukan. Sementara ini, warga yang berjualan bahan-bahan pokok seperti sayur dan buah dialihkan ke bagian pelataran parkir pasar," lanjutnya.
Untuk perbaikan ratusan los dan kios tersebut, kata Darwis, pihak pemkab. juga mengharapkan adanya bantuan dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat.
Dikatakannya, Pemkab. Majene tetap akan memprioritaskan para pedagang lokal Majene yang tetap akan berjualan di pelataran parkir pasar. Demikian pula dengan jatah tiap los yang dibenahi, Pemkab. Majene tetap akan memfasilitasi pengguna sebelumnya. Sedangkan untuk korban kebakaran yang menderita kerugian materil, menurut Darwis, Pemkab. Majene akan mengupayakan memfasilitasi mereka dengan pihak bank pemberi kredit agar para korban ini dapat memperoleh kredit ringan.
"Dalam pertemuan dengan sejumlah pedagang yang dagangannya hangus terbakar, pak Sekda Rizal mengatakan jika Pemkab. Majene akan memfasilitasi pedagang ini dengan pihak Bank Sulsel cabang Majene,' urainya. (Radar Sulbar)
|