HOTLINK :

Mei 2013
MgSnSlRbKmJmSb
 
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
 
Agenda Hari Ini :
  Agenda tidak ada


Suhu
Kelembaban
(sumber : www.bmg.go.id)
Januari 2013
Februari 2013
Maret 2013
April 2013
Mei 2013
 

 
Rabu, 03-03-2010
PASCA KEBAKARAN PASAR SENTRAL MAJENE PEDAGANG MINTA PEMBENAHAN
Para pedagang korban kebakaran pasar sentral Majene Senin dinihari lalu
meminta agar pembenahan pasar yang penanganannya diserahkan kepadaDinas Pekerjaan Umum (PU) Kab. Majene tidak memakan waktu lama.

Pasalnya, tidak sedikit diantara korban kebakaran ini telah merugi dan terpaksa tidak dapat berjualan karena tidak adanya lahan strategis yang dapat mereka tempati berjualan dan membangun kembali usaha mereka.

"Kami berharap kepada Pemerintah Daerah supaya dapat melakukan pembenahan secepatnya. Sebab pasar ini merupakan pusat perekonomian di Kab. Majene, kita berharap bagaimana aktivitas ekonomi cepat berjalan, ini kan juga pemasukan bagi pemerintah," jelas Nadirah seorang pemilik los yang juga hangus terbakar.

Pemerintah Kabupaten Majene telah menyerahkan pembenahan pasar kepada Dinas PU Majene. Sehingga kejelasan nasib para pedagang korban kebakaran di pasar sentral Majene untuk dapat kembali menempati los mereka yang ambruk ditentukan oleh kesigapan Dinas PU Majene.

"PU diminta segera melakukan pembersihan puing-puing bangunan sisa kebakaran di pasar, dan sekarang mereka sudah mulai bekerja," terang Kabag. Humas Setda Majene Darwis Malik.

Setelah melakukan pembersihan, PU juga diinstruksikan melakukan pemasangan atap pada setiap los pasar yang habis terbakar.

Untuk itu, Menurut Darwis, para pedagang di pasar sentral Majene agar kiranya dapat membantu memperlancar kerja instansi tersebut.

"Kita minta kesabaran dan kesadaran warga untuk menunda aktivitas di dalam lokasi pasar yang rusak, sampaui pembenahan selesai dilakukan. Sementara ini, warga yang berjualan bahan-bahan pokok seperti sayur dan buah dialihkan ke bagian pelataran parkir pasar," lanjutnya.

Untuk perbaikan ratusan los dan kios tersebut, kata Darwis, pihak pemkab. juga mengharapkan adanya bantuan dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat.

Dikatakannya, Pemkab. Majene tetap akan memprioritaskan para pedagang lokal Majene yang tetap akan berjualan di pelataran parkir pasar. Demikian pula dengan jatah tiap los yang dibenahi, Pemkab. Majene tetap akan memfasilitasi pengguna sebelumnya.
Sedangkan untuk korban kebakaran yang menderita kerugian materil, menurut Darwis, Pemkab. Majene akan mengupayakan memfasilitasi mereka dengan pihak bank pemberi kredit agar para korban ini dapat memperoleh kredit ringan.

"Dalam pertemuan dengan sejumlah pedagang yang dagangannya hangus terbakar, pak Sekda Rizal mengatakan jika Pemkab. Majene akan memfasilitasi pedagang ini dengan pihak Bank Sulsel cabang Majene,' urainya. (Radar Sulbar)






BERITA LAINNYA
Satnarkoba Polres Majene Gelar Penyuluhan Kepada Pelajar
Kunker Muspida Sulselbar di Majene
KPDT Bappenas Gelar Bimtek Di Majene
Periksa Kesehatan, 33 Calon Komisioner Hadapi 5 Dokter Ahli
BPD Sulselbar Tuntaskan Masalah PNS Ganda
Minim Aktifitas Picu Angka Kelahiran Naik
Pemkab Komitmen Tingkatkan Pelayanan Air Minum & Sanitasi
Lomba Tata Upacara Korpri ke 41 SKPD di Minta Konsisten Lakukan Pembinaan
Sosialisasi BSPS Bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (2013, Majene Dapat Kuota 10.000 )
Pengadaan Tanah Harus Pentingkan Masyarakat Umum
 
 
NAMA SITUS
BUYUNG DI PAE
LOKASI
SULAY KEL / DESA KABIRAAN KEC. ULUMANDA
KESEJARAHAN
  1. MENURUT SAUDARA ADAM SALAH SEORANG MASYARAKAT SULAY BAHWA SUMUR ITU DIBANGUN OLEH MARAQDIKA SAMBABO SEBAGAI TEMPAT PERMANDIAN PUTRI KELUARGA MARAQDIKA SAMBABO
  2. ADA JUGA YANG MENYATAKAN SUMUR ITU DIBANGUN OLEH MARAQDIA TONIWOSEANG UNTUK PERSIAPAN KEBUTUHAN AIR DI PERAHU DALAM RANGKA MENYEBERANG KE KELI SULAWESI TENGAH
[LIHAT SEMUA SITUS]
LAPAS MAJENE DIBANGUN 2015
Oleh : Ahmad
Tekad Pemerintah Kabupaten Majene untuk membangun Lembaga Pemasyarakatan belum bisa terwujud tahun ini. Meski tim dari Kemenkumham yang sudah melakukan survey di tiga titik yang diakan dibangun Lapas itu sudah dilaporkan ke Bupati Majene. Ada tiga titik yang dilirik Pemkab Majene, masing-masing belakang lokasi rencana pembangunan STAI Al Mardiyah Passarang, kedua lokasi yang berada di daerah Teppo, dan ketiga adalah samping kantor Polsek Banggae.

Dari tiga titik lokasi itu, hanya samping Kantor Polsek Banggae saja yang dinilai memenuhi kriteria. Dua lokasi yang sudah disurvey, menurut tim belum memenuhi standar terkait dengan akses jalan dan posisi yang tidak strategis. Ditemui diruang kerjanya, Kepala Rutan Kelas II B Majene, Syahruddin mengatakan bahwa pembangunan Lapas Majene ini diprediksi tahun 2015 terbangun.

CAMAT ULUMANDA SIAP SUKSESKAN PEMILU 2014
Oleh : Ahmad
Dari 179 pejabat Pemerintah Kabupaten Majene yang dimutasi Bupati, H Kalma Katta. Salah seorang diantaranya Hardi Yasin. Mantan pejabat Pemerintah Provinsi Sulbar ini hijrah ke Kabupaten Majene pada akhir tahun 2012 lalu. Sejak itu, Hardi Yasin mengabdi sebagai staf biasa di bagian pemerintahan Sekretariat Daerah Kabupaten Majene.

Tak disangka, namanya tercatut dalam daftar sebagai pejabat yang dimutasi. Dia diberi amanah bupati untuk menduduki posisi eselon III. Begitu mendapat perhatian dan kepercayaan dari Bupati Majene, H Kalma Katta, Hardi Yasin dilantik menjadi Camat Ulumanda menggantikan Ahmad. Camat Ulumanda lama dipindah sebagai Camat Malunda gantikan Iskandar Batiran. Hasilnya, Hardi Yasin dan Ahmad melakukan koordinasi untuk penjadwalan serahterima jabatan.

[HOME][SEKILAS MAJENE] [PEMERINTAHAN][POTENSI DAERAH] [LAYANAN PUBLIK] [DOWNLOAD] [KONTAK PEMKAB]
All Rights Reserved. Pemerintah Kabupaten Majene 2008