Struktur Perekonomian Kab. Majene sebagian besar disumbang oleh sektor pertanian sebesar 54, 12 % kemudian sektor perdagangan, restoran & hotel sebesar 13.07 %, dan sektor jasa-jasa sebesar 12,12 %, serta disusul oleh sektor-sektor pendukung lainnya. Besarnya kontribusi sektor pertanian terhadap struktur perekonomian Kab. Majene member gambaran adanya peluang pengembangan bidang pertanian, baik dari sisi kuantitas maupun kualitasnya. Hal ini perlu dilakukan guna memenuhi kebutuhan masyarakat, mempertahankan kelestarian alam, memperbesar kesempatan dan pemerataan kerja, memberikan peluang eksport dan memenuhi kebutuhan industri serta meningkatkan pendapatan petani.
PERTUMBUHAN EKONOMI
Sampai dengan tahun 2006 laju pertumbuhan ekonomi Kabupaten Majene mengalami peningkatan dari 4,28 % pada tahun 2005 menjadi 5,96 % tahun 2006. Meningkatnya pertumbuhan ekonomi tahun 2006 disebabkan oleh adanya peningkatan pertumbuhan di beberapa sektor yaitu pertanian utamanya sub sektor peternakan, sektor pertambangan dan penggalian dan sektor listrik, gas dan air bersih. Sumber pertumbuhan ekonomi Kab. Majene tahun 2006 terbesar berasal dari sektor pertanian, yakni 3,21 %, yang artinya lebih dari setengah pertumbuhan ekonomi disumbangkan dari sektor ini.
PDRB PERKAPITA
Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Majene telah dapat meningkatkan pendapatan perkapita penduduk menjadi sebesar 5.434.048 rupiah pada tahun 2006. PDRB perkapita penduduk Kabupaten Majene dari tahun 2002 hingga tahun 2006 berubah sangat cepat. Pada tahun 2002 PDRB perkapita penduduk Kabupaten Majene baru mencapai 3.692.492 rupiah.
Tekad Pemerintah Kabupaten Majene untuk membangun Lembaga Pemasyarakatan belum bisa terwujud tahun ini. Meski tim dari Kemenkumham yang sudah melakukan survey di tiga titik yang diakan dibangun Lapas itu sudah dilaporkan ke Bupati Majene. Ada tiga titik yang dilirik Pemkab Majene, masing-masing belakang lokasi rencana pembangunan STAI Al Mardiyah Passarang, kedua lokasi yang berada di daerah Teppo, dan ketiga adalah samping kantor Polsek Banggae.
Dari tiga titik lokasi itu, hanya samping Kantor Polsek Banggae saja yang dinilai memenuhi kriteria. Dua lokasi yang sudah disurvey, menurut tim belum memenuhi standar terkait dengan akses jalan dan posisi yang tidak strategis. Ditemui diruang kerjanya, Kepala Rutan Kelas II B Majene, Syahruddin mengatakan bahwa pembangunan Lapas Majene ini diprediksi tahun 2015 terbangun.
CAMAT ULUMANDA SIAP SUKSESKAN PEMILU 2014
Oleh : Ahmad
Dari 179 pejabat Pemerintah Kabupaten Majene yang dimutasi Bupati, H Kalma Katta. Salah seorang diantaranya Hardi Yasin. Mantan pejabat Pemerintah Provinsi Sulbar ini hijrah ke Kabupaten Majene pada akhir tahun 2012 lalu. Sejak itu, Hardi Yasin mengabdi sebagai staf biasa di bagian pemerintahan Sekretariat Daerah Kabupaten Majene.
Tak disangka, namanya tercatut dalam daftar sebagai pejabat yang dimutasi. Dia diberi amanah bupati untuk menduduki posisi eselon III. Begitu mendapat perhatian dan kepercayaan dari Bupati Majene, H Kalma Katta, Hardi Yasin dilantik menjadi Camat Ulumanda menggantikan Ahmad. Camat Ulumanda lama dipindah sebagai Camat Malunda gantikan Iskandar Batiran. Hasilnya, Hardi Yasin dan Ahmad melakukan koordinasi untuk penjadwalan serahterima jabatan.